Tel. +6221-4212057 dan +6221-4229857
home | cara pesan
  cari buku      
Bookmark and Share      mailing list       

 
1 Kamus Rusia-Indonesia #...
  Victor P
2 50 Variasi Menu...
  Linda Carolina B.
3 Lebanon Pra -dan...
  Mayor Ari Yulianto
4 25 Resep Kue...
  Dapur Anissa
5 26 Resep Cupcake...
  Dapur Kirana
6 26 Resep Cupcake...
  Dapur Kirana
7 Cara Gampang Mengelola...
  Indrasto Budisantoso
8 Warisan Sang Raja...
  Jim Stovall
9 Rahasia Sukses Berkarier...
  Aretha Aprilia, ST,...
10 Kumpulan Budak Setan
  Eka Kurniawan




   
• agama islam
• akuntansi / ekonomi
• arsitek / properti
• bahasa / kamus
• biografi / memoar
• bisnis / manajemen
• buku anak / balita
• busana / kecantikan
• fiksi dewasa populer
• fiksi remaja populer
• hobby / ketrampilan
• hukum / regulasi
• kajian budaya / filsafat
• kajian kritis islami
• kebangsaan Indonesia
• kesehatan / olah raga
• keuangan pribadi
• komik / grafik novel
• komputer / internet
• komunikasi
• parenting
• peta/atlas
• politik
• psikologi
• reportase
• resep masakan
• sastra indonesia
• sastra mancanegara
• sejarah
• spiritualitas populer
• wirausaha


 


  Untitled Document  


S05ACLE01


Lunch Money (Uang Jajan)
by  Andrew Clements, Little Serambi , 348 halaman
Harga:  Rp 34.900 :: Rp 27.920 ::
Hemat:  Rp 6.980 (20,00%)

Greg mulai melihat-lihat ke sekeliling kantin, dan ke mana pun dia memandang, dia melihat koin 25 sen. Di bagian makanan pencuci mulut, beberapa anak terlihat sedang membeli roti berlapis es krim, kue mangkuk, dan kue-kue kering dengan menggunakan pecahan koin 25 sen. Di toko sekolah, dia melihat beberapa anak membeli pulpen neon dan pensil berkilau serta hiasan pensil, berupa miniatur bola sepak dari bahan karet atau kupu-kupu dari bahan plastik �� Koin 25 sen ada di mana-mana.

Pada saat itu juga, Greg memandang sekolahnya dengan cara yang jauh berbeda. Sekolah menjadi tempat yang paling menyenangkan di muka bumi karena dia sudah memutuskan, di situlah tempat yang paling tepat untuk mencari kekayaan.

Greg Kenton memiliki bakat bisnis alami�meski kerap merasa terganggu oleh persaingan dari tetangganya Maura Shaw. Kemudian, beberapa saat sebelum duduk di kelas enam, Greg menemukan sebuah fakta:� Hampir setiap anak di sekolahnya memiliki kelebihan uang jajan sebesar 25 hingga 50 sen setiap hari.

Coba hitung, jika beberapa puluh sen dikalikan dengan beberapa ratus siswa, maka bagi Greg, sekolahnya terlihat seperti sebuah celengan raksasa. Yang dia butuhkan hanyalah sebuah palu yang tepat untuk memecah celengan tersebut. Permen dan permen karet? Mainan? Anak-anak sekolah pasti suka membeli benda-benda semacam itu. Tapi apakah para guru dan kepala sekolah akan mengizinkan? Sepertinya tidak.

Bagaimana dengan buku komik? Ini mungkin bisa berhasil. Apalagi buku komik mini yang dikarang dan digambar oleh Greg sendiri. Toh di sekolah anak-anak selalu dianjurkan untuk terus membaca dan menulis serta mengembangkan kreativitas dan inisiatif, kan?

Di dalam cerita yang lucu dan cocok dengan situasi saat ini, Andrew Clements kembali mengajak pembaca dari kalangan remaja untuk merenungkan satu cerminan dari kehidupan nyata, terutama yang berhubungan dengan uang, sekolah, persahabatan, dan arti kesuksesan.


 
Penyiapan Kuitansi
Keranjang Anda kosong
 
Hubungi kami ...
Nama
Email

best seller / top ten of this week
1 Lunch Money (Uang Jajan)
Andrew Clements
Footnote
 
© iniBuku.com (2002)
Webmaster : webmaster@inibuku.com
Search Engine Optimization