Tel. +6221-4212057 dan +6221-4229857
home | cara pesan
  cari buku      
Bookmark and Share      mailing list       

 
1 Kamus Rusia-Indonesia #...
  Victor P
2 50 Variasi Menu...
  Linda Carolina B.
3 Lebanon Pra -dan...
  Mayor Ari Yulianto
4 25 Resep Kue...
  Dapur Anissa
5 26 Resep Cupcake...
  Dapur Kirana
6 26 Resep Cupcake...
  Dapur Kirana
7 Cara Gampang Mengelola...
  Indrasto Budisantoso
8 Warisan Sang Raja...
  Jim Stovall
9 Rahasia Sukses Berkarier...
  Aretha Aprilia, ST,...
10 Kumpulan Budak Setan
  Eka Kurniawan




   
• agama islam
• akuntansi / ekonomi
• arsitek / properti
• bahasa / kamus
• biografi / memoar
• bisnis / manajemen
• buku anak / balita
• busana / kecantikan
• fiksi dewasa populer
• fiksi remaja populer
• hobby / ketrampilan
• hukum / regulasi
• kajian budaya / filsafat
• kajian kritis islami
• kebangsaan Indonesia
• kesehatan / olah raga
• keuangan pribadi
• komik / grafik novel
• komputer / internet
• komunikasi
• parenting
• peta/atlas
• politik
• psikologi
• reportase
• resep masakan
• sastra indonesia
• sastra mancanegara
• sejarah
• spiritualitas populer
• wirausaha


 


  Untitled Document  


G01RAJS01


Jalan-Jalan di Palestina: Catatan atas Negeri yang Menghilang
by  Raja Shehadeh, Gramedia Pustaka Utama, 260 halaman
Harga:  Rp 40.000 :: Rp 34.000 ::
Hemat:  Rp 6.000 (15,00%)

Jalan-jalan di Palestina berisi enam bab cerita jalan-jalan Raja Shehadeh dalam kurun waktu 26 tahun di perbukitan sekitar Ramallah, Jerusalem, dan Laut Mati. Tiap perjalanan punya rutenya sendiri, melintasi jarak dan waktu, berlatar sejarah negeri suci tiga agama besar di dunia.

Jika selama ini Palestina digambarkan sebagai negeri yang tandus dan gersang, dalam buku ini pembaca akan melihat negeri yang sebenarnya memiliki bukit-bukit hijau ditumbuhi pepohonan zaitun dan pinus, bunga-bunga yang bergantian tumbuh di setiap musim, mata air yang mengairi pedesaan, serta Laut Mati yang begitu biru mempesona. Sayangnya pembangunan permukiman Israel yang pesat telah membelah-belah perbukitan dan menelan berhektar-hektar tanah yang asri itu. Di setiap sudut, pos-pos pemeriksaan didirikan. Dinding Pemisah dibangun membentang berkelok-kelok, bukan hanya karena pertimbangan militer tapi juga berdasar pesanan khusus dari para pemukim dan mafia-mafia tuan tanah Israel. Peta Palestina benar-benar telah berubah dan eksistensi negeri ini mulai terancam sirna. Israel bukan sekadar membagi-bagi ulang tanah, mereka juga menentukan kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat Palestina. Rakyat Palestina pun hidup seperti manusia yang diisolasi, digentayangi dan diburu.

Pencaplokan tanah sipil dengan berbagai macam cara dan intimidasi dari Israel itu membuat Raja Shehadeh bertekad melawannya melalui jalur hukum. Dalam keadaan yang sulit, ia bertahan ketimbang pergi dari kotanya, Ramallah. Ia sadar, jika memilih pergi daripada tinggal dan melawan penjajah, beberapa tahun lagi ia akan menemukan kenyataan baru: negeri Palestina dirampas dari bawah kaki rakyatnya.


 
Penyiapan Kuitansi
Keranjang Anda kosong
 
Hubungi kami ...
Nama
Email

best seller / top ten of this week
1 Jalan-Jalan di Palestina: Catatan atas Negeri yang Menghilang
Raja Shehadeh
Footnote
 
© iniBuku.com (2002)
Webmaster : webmaster@inibuku.com
Search Engine Optimization