Tel. +6221-4212057
Follow inibuku on Twitter   home | cara pesan
  cari buku      
Bookmark and Share      mailing list       

 
1 First Lady (Kekasih...
  Susan Elizabeth Phillips
2 100 Resep Kue...
  Nursaadah
3 Dandan Hijab 7...
  Iva Hardiana
4 Love Comic Lesson
  Anan Mayuki
5 Kamu Mesti Bilang...
  Kim Jang Ryul
6 101 - Aneh...
  Ja Woon Yeong
7 Rational Love
  Agus Susanto
8 Catatan Sang Pemenang
  Tuti Sitanggang, Dkk...
9 Hidup Bersama Diabetes
  Peter C. Kurniali
10 100 Gaya Jilbab...
  Iva Hardiana


 

   


 



 




Wawancara Imajiner dengan Bung Karno 2012
by , Gramedia Pustaka Utama , ISBN-9789792285727
Harga:  Rp 75.000 :: Rp 63.750 ::
Hemat:  Rp 11.250 (15,00%)
Kategori: 
Ketersediaan:  stok buku akan kami konfirmasikan

1 Agustus 2012

Maret 1978, menjelang Sidang Umum MPR di Jakarta, Wawancara Imajiner dengan Bung Karno diberedel oleh Soeharto bersama Buku Putih Mahasiswa dan tujuh surat kabar termasuk Kompas. Sekarang sudah 35 tahun sejak buku itu terbit, 42 tahun sejak Bung Karno wafat, dan 111 tahun sejak kelahirannya. Sementara, Soeharto pun sudah lengser dengan status mirip dan kualitas yang lebih ringan daripada penderitaan Bung Karno.

Melalui komunikasi emosional dan interaksi intelektual, penulis kembali melakukan wawancara dengan Bung Karno terkait pelbagai topik menarik yang relevan dengan tantangan yang dihadapi nation state Indonesia dalam percaturan dan transformasi geopolitik abad ke-21.

Bung Karno tentang Geopolitik:
“Transformasi geopolitik sedang melanda dunia. Revolusi Arab Spring, difasilitasi oleh jaringan sosial media, terjadi di luar pakem birokrasi otoriter. Ini tidak akan bisa dibendung oleh rezim mana pun atas nama apa pun. Revolusi demokratis ini akan berjalan dengan balapan pembangunan yang manusiawi tapi tetap efisien; efektif, tapi tidak mengulangi rezim otoriter. Itulah jalan tengah Pancasila yang mengharamkan ekstrem otoriter fasisme militer maupun diktator proletariat komunis yang mengabaikan kodrat hak milik individu yang harus dihormati. Negara dan pasar harus dikelola secara pas reaksi kimianya. Kalau negara menjadi predator yang mencekik, sama saja seperti Uni Soviet yang bisa mengirim Sputnik ke ruang angkasa, tapi gagal menyediakan sembako di supermarket. Tapi, kalau keserakahan pasar dibiarkan, terjadilah kegagalan pasar seperti krisis depresi dunia akibat bangkrutnya Wall Steet pada 1930, yang terulang lagi pada 2008 di AS dan pada 2010 di Eurozone.”


          Pin It        
G01CWIB03

 
Keranjang Anda kosong
 
Hubungi kami ...
Nama
Email

1 Wawancara Imajiner dengan Bung Karno 2012
Christianto Wibisono
2 Gerhana Hati Nurani
Christianto Wibisono
3 Jangan Pernah Jadi Malaikat
Christianto Wibisono

 
© iniBuku.com (2002)
Webmaster : webmaster@inibuku.com
Search Engine Optimization