Tel. +6221-4212057 dan +6221-4229857
Follow inibuku on Twitter   home | cara pesan
  cari buku      
Bookmark and Share      mailing list       

 
1 I Love Monday
  Arvan Pradiansyah
2 The Look
  Sophia Bennett
3 Divergent
  Veronica Roth
4 KKPK: Dhea`s Nightmare
  Dhea
5 123 Kutipan Film...
  Hikmat Darmawan
6 KKPK: Happy Camp
  Shara
7 Sholat Khusyuk untuk...
  M. Khalilurrahman Al-Mahfani...
8 Brain Book For...
  Fabian
9 Brain Book For...
  Fabian
10 Sherlock Holmes: The...
  Sir Arthur Conan...



   


 



 




Playing God
by  Rully Roesli, Qanita (Mizan Group) , 200 halaman, ISBN-9786029225310
Harga:  Rp 40.000 :: Rp 34.000 ::
Hemat:  Rp 6.000 (15,00%)
Kategori: 
Ketersediaan:  stok tersedia di penerbit

Setiap hari Jumat, aku dan para staf rapat untuk menentukan pasien mana yang akan mendapat pembebasan biaya cuci darah. Seperti gladiator di Roma, kami menentukan hidup dan mati pasien. Yang paling banyak mendapatkan suaralah yang akan mendapatkan bantuan. Bila tidak? Dia mungkin akan meninggal karena kehabisan biaya pengobatan.

Itu adalah salah satu kegundahan Rully Roesli, seorang dokter ahli ginjal yang prihatin melihat susahnya jadi orang sakit di zaman sekarang. Dulu dia bercita-cita menjadi dokter semata dilandasi kepedulian terhadap sesama. Dia tak pernah menyangka bahwa kondisi mengharuskannya terjebak dalam perang batin. Bertindak seolah “Tuhan” dengan menentukan siapa yang bisa mendapatkan subsidi cuci darah dan siapa yang menyerah untuk mati karena tak mendapat bantuan biaya pengobatan gagal ginjal.

Memang miris, pelayanan kesehatan di Indonesia masih amburadul dan tidak memihak rakyat. Bahkan, kemudian muncul istilah-istilah seperti “Sadikin”, sakit jadi miskin, dan euthanasikon, menyerah pada penyakit karena kondisi keuangan tidak memungkinkan.
Di buku ini, Rully Roesli, menyuarakan keprihatinannya sebagai seorang dokter. Betapa mahalnya biaya kesehatan dan terbatasnya subsidi harus membuatnya bertindak seolah “Tuhan”. Menentukan siapa yang hidup, dan siapa yang mati.

“Buku ini mampu membuat saya menambah daftar permohonan doa: ‘Jadikan aku seorang pasien bernurani dan berhati bijak, bukan yang bermulut menjerit dan berperilaku seperti dewa. Berikan pengertian kepadaku bahwa tubuhku adalah rumah-Mu. Sehingga aku bisa berpikir bahwa menjadikan pasien sehat itu, bukan pekerjaan utama dokter. Tetapi aku yang mencintai-Mu.’”
—Samuel Mulia, pengamat gaya hidup —


          Pin It        
Q02RROE01

 
Keranjang Anda kosong
 
Hubungi kami ...
Nama
Email

1 Playing God
Rully Roesli

 
© iniBuku.com (2002)
Webmaster : webmaster@inibuku.com
Search Engine Optimization