Yang Galau Yang Meracau (Curhat Tuan Setan) by
Fahd Djibran, -----------
, 222 halaman, ISBN-978609934908
Harga:
Rp 36.000 :: Rp 30.600 ::
Hemat:
Rp 5.400 (15,00%)
Kategori:
Ketersediaan:
stok buku akan kami konfirmasikan
“Kau tahu, kenapa aku dibiarkan Tuhan untuk terus-menerus berbuat jahat dan berada di sisi gelap?” Demikianlah Tuan setan bertanya siang itu ; ia baru saja bangun tidur setelah mabuk semalaman. Aku menggelengkan kepala. Aku benar-benar tidak tahu jawabannya dan tidak sedang ingin menebak. “Aku tak pernah mengenal Tuhan sebaik kau mengenal-Nya,” kataku pendek. Ia tersenyum agak sinis. “Karena aku abadi !” katanya. “Aku diberkati usia yang tak punya masa kadaluarsa !”. Aku terdiam beberapa saat. “Bukankah itu hukuman?” Tuan setan terkekeh. Ia memebirikan isyarat sederhana dengan mengangkat dan menggerak-gerakan kedua alisnya, “Anggap saja begitu . Kau boleh menganggapnya hukuman atau kutukan Tuhan untuk ku, terserah, tetapi sesungguhnya bagiku ini keberuntungan ! Kau tahu, aku benegoisasi untuk mendapatkannya. Maka hidupku, setiap detiknya, adalah hak yang diberikan Tuhan dan aku boleh menggunakanya sesuka hati ku. Sementara hidupmu, setiap detiknya, hanya hadiah !” Tuan setan tertawa di ujung kalimatnya.
TENTANG PENULIS
Fadh Djibran adalah nama pena dari Fadh Pahdepie. Dilahirkan di Cianjur, Jawa Barat, pada tahun 1986. Sejak tahun 2004 sudah menulis beberapa buku untuk sejumlah penerbit nasional. Diantara beberapa bukunya, A Cat In My Eyes (GagasMedia, 2008) dan Curhat Setan(GagasMedia, 2009), serta dua buah novel Rahim : Sebuah Dongeng Kehidupan dan Menatap Punggung Muhammad (2010). Saat ini tengah bersiap meluncurkan karya terbarunya Hidup Berawal Dari Mimpi (2011) sebuah karya kolaborasi bersama Bondan Prakoso & Fade2Black dalam bentuk “fiksi-musikal”. Fadh merupakan sivitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Bersama istrinya, ia menetap di Serpong, Tangerang Selatan, sambil terus belajar membaca dan menulis