Tel. +6221-4212057
Follow inibuku on Twitter   home | cara pesan
  cari buku      
Bookmark and Share      mailing list       

 
1 Mirah Mini: Hidupmu,...
  Nukila Amal &...
2 Sandiaga Uno: Fenomenal...
  Irfan Permana
3 Detektif Konyol 7:...
  Rudiyant
4 Wasabi
  Keith
5 Scandal`s Bride (Ramalan...
  Stephanie Laurens
6 Panduan Komunikasi Efektif...
  Pribadi Zen Mh
7 5 Menit Memahami...
  Dr. H. Muchlis...
8 Teru Teru Bozu
  Rafandha dkk
9 Snoe in the...
  Veronika Faradilla Dkk.
10 Suki Desu
  Koko Ferdie Dkk.


 

   


 



 




Perempuan: dari cinta sampai seks, dari nikah mut`ah, sampai nikah sunnah, dari bias lama sampai bias baru
by , Lentera Hati , 401 halaman
Harga:  Rp 55.000 :: Rp 46.750 ::
Hemat:  Rp 8.250 (15,00%)
Kategori: 
Ketersediaan:  stok tersedia di penerbit

Lelaki yang tidak didampingi oleh perempuan – demikian juga sebaliknya – bagaikan perahu tanpa sungai, malam tanpa bulan atau biola tanpa senar. Tanpa perempuan, bayi tak akan lahir, dan yang lahir pun tidak merasakan kasih sayang. Tanpa perempuan masa muda lelaki menjadi gersang, masa matangnya menjadi hampa dan masa tuanya menjadi penyesalan. Memang Allah menciptakan perempuan – baik sebagai istri, ibu atau anak – untuk dicintai lelaki, demikian pula sebaliknya. Bagi lelaki, tanpa perempuan hidup adalah neraka, siksa dan dengan perempuan hidup bisa menjadi surga di dunia ini.

Kutipan pengantar M. Quraish Shihab, sang penulis di atas adalah gambaran penghormatan dan penghargaan beliau yang tinggi terhadap kaum perempuan, dan menjadi pembuka pembahasan atas berbagai persoalan ke-perempuan-an yang sering mengemuka di dalam masyarakat. Kecaman terhadap bias lama, yang justru melahirkan bias-bias baru yang tidak kurang buruknya dari bias lama; perempuan dan kecantikan, cinta, seks serta politik; nikah mut’ah, siri, dan poligami; aborsi dan penggunaan alat kontrasepsi; dan sebagainya.

Dalam buku ini, sebagai seorang pakar tafsir di Indonesia, M. Quraish Shihab berusaha memberikan kupasan dan tuntunan dari sudut pandang agama (Al-Quran) atas berbagai tuntunan dan keinginan berbagai kalangan (yang mengaku) pembela hak-hak perempuan yang (secara tidak sadar) terkadang justru melecehkan kaum perempuan itu sendiri. Wajarkah kita melangkah untuk mengarahkan mereka bertentangan dengan tuntunan Sang Pencipta perempuan, yang juga Pencipta alam raya? Jika itu yang kita tempuh, maka kita telah memasuki wilayah yang bukan wilayah kita. Kita telah melangkah berbeda dengan petunjuk yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta itu. Demikian tulis beliau dalam buku ini.

Tentunya buku ini akan memberikan kita pemahaman lebih tentang perempuan dalam ajaran Islam, sebuah pengakuan atas hak-hak perempuan tanpa pelanggaran atas kodrat dari Tuhan-nya.


          Pin It        
L02SHIB27

 
Keranjang Anda kosong
 
Hubungi kami ...
Nama
Email

1 Membumikan Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Republish)
M. Quraish Shihab
2 Lentera Al-Quran (New)
M. Quraish Shihab
3 Secercah Cahaya Ilahi (Republish)
M. Quraish Shihab
4 Al-Qur`an dan Maknanya
M. Quraish Shihab
5 Membumikan Al-Qur`an 2
M. Quraish Shihab
6 Yasin dan Tahlil
M. Quraish Shihab
7 Al-Lubab: Tafsir Ringkas tentang Makna, Tujuan, dan Pelajaran dari al-Qur`an
M. Quraish Shihab
8 Al- Qur`an & Maknanya (HC + CD)
M. Quraish Shihab
9 Malaikat Dalam Qur`an
M. Quraish Shihab
10 Setan Dalam Qur`an
M. Quraish Shihab

 
© iniBuku.com (2002)
Webmaster : webmaster@inibuku.com
Search Engine Optimization