Tel. +6221-4212057 dan +6221-4229857
Follow inibuku on Twitter   home | cara pesan
  cari buku      
Bookmark and Share      mailing list       

 
1 Tarot: Past, Future...
  Hisyam A. Fachri
2 Before Us
  Robin Wijaya
3 Comanche Magic (Penderitaan...
  Catherine Anderson
4 Bridal Make-up Hair...
  Puspita Martha
5 Resep Dessert Buah...
  Dapur Anissa
6 Bung Karno &...
  Asvi Warman Adam
7 Tiga Pendongeng
  Astri Riyadi
8 Humor Pegawai Negeri...
  Bloz
9 Humor Pegawai Negeri:...
  Bloz
10 Humor Pemadam Kebakaran:...
  Cazenove



   


 



  Untitled Document




Kumpulan Budak Setan
by  Eka Kurniawan, Gramedia Pustaka Utama, 192 halaman, ISBN-9789792254754
Harga:  Rp 30.000 :: Rp 25.500 ::
Hemat:  Rp 4.500 (15,00%)
Kategori: 
Ketersediaan:  stok tersedia di penerbit

Kumpulan Budak Setan muncul dari ketertarikan yang sama atas karya-karya Abdullah Harahap. Eka, Intan dan Ugo pun sepakat melakukan pembacaan ulang terhadap Abdullah Harahap dan memulai proyek menulis sebuah kumpulan cerita horor. Nama Abdullah Harahap sebenarnya tak pernah menjadi bagian dari kanon sastra Indonesia. Ia menulis novel horor "picisan," diramu dengan seks di tahun 1970-1980-an. Novel-novelnya biasa ditemukan di toko buku kecil, pasar loak, atau stasiun kereta.

Maka jadilah, dua belas cerpen di dalam buku ini mengolah tema-tema khas Abdullah Harahap---balas dendam, seks, pembunuhan---serta motif-motif berupa setan, arwah penasaran, obyek gaib (jimat, topeng, susuk), dan manusia jadi-jadian.

Kupejamkan kembali mataku dan kubayangkan apa yang dilakukannya di balik punggungku. Mungkin ia berbaring telentang? Mungkin ia sedang memandangiku? Aku merasakan sehembus napas menerpa punggungku. Akhirnya aku berbisik pelan, hingga kupingku pun nyaris tak mendengar:
"Ina Mia?"
("Riwayat Kesendirian", Eka Kurniawan)

Jilbabnya putih kusam, membingkai wajahnya yang tertutup bedak putih murahan ?lebih mirip terigu menggumpal tersapu air? dan gincu merah tak rata serupa darah yang baru dihapus. Orang kampung tak yakin apakah mereka sedang melihat bibir yang tersenyum atau meringis kesakitan.
("Goyang Penasaran", Intan Paramaditha)

"Duluan mana ayam atau telur," gumam Moko pelan. Intonasinya datar sehingga kalimat itu tak menjadi kalimat tanya. Laki-laki yang ia cekal tak tahu harus bilang apa, tengadah dan menatap ngeri pada pisau berkilat di tangannya. Moko tak menunggu laki-laki itu bersuara, menancapkan pisaunya cepat ke arah leher mangsanya. Sekali. Sekali lagi. Lagi. Darah di mana-mana.
("Hidung Iblis", Ugoran Prasad)


       
G01EKAK06

 
Penyiapan Kuitansi
Keranjang Anda kosong
 
Hubungi kami ...
Nama
Email

best seller / top ten of this week
1 Kumpulan Budak Setan
Eka Kurniawan
2 Pramoedya Ananta Toer & Sastra Realisme Sosialis
Eka Kurniawan
3 Cinta Tak Ada Mati & Cerita Lainnya
Eka Kurniawan
4 Gelak Sedih & Cerita Lainnya
Eka Kurniawan
5 Lelaki Harimau
Eka Kurniawan
6 Cantik Itu Luka (edisi kertas koran)
Eka Kurniawan

Footnote
 
© iniBuku.com (2002)
Webmaster : webmaster@inibuku.com
Search Engine Optimization