Bleach 09 - Fourteen Days For Conspiracy by
Tite Kubo, Elex Media Komputindo, ISBN-9789792315042
Harga:
Rp 16.500 :: Rp 14.025 ::
Hemat:
Rp 2.475 (15,00%)
Kategori:
Ketersediaan:
stok tersedia di gudang inibuku
Lari! Itulah yang dilakukan Ichigo dan teman-temannya, berlari menghindari Koryuu yang hendak menelan mereka di perjalanan menuju Soul Society. Jubah Ishida yang dibuat khusus itu sempat tersangkut. Beruntung, Chad dapat menolongnya tepat waktu. Perjalanan pun menjadi lebih menegangkan ketika tiba-tiba muncul Koutotsu, pembersih yang hanya muncul seminggu sekali. Hampir tertelan olehnya, Orihime menggunakan Santen Kesshun-nya untuk menolaknya sehingga Ichigo dan kawan-kawannya terpental jatuh. Lagi-lagi, Orihime berhasil menolong dengan melindungi pendaratan mereka.
Mereka jatuh di daerah luar Seireitei, Rukongai, daerah miskin yang banyak dihuni konpaku. Terbawa nafsu, Ichigo berlari kearah tempat yang sudah tampak lebih mewah dan berbeda. Belum juga sampai, mendadak jatuhlah gerbang yang hampir mengenainya. Muncul pula seorang penjaga gerbang bertubuh sangat besar bernama Jidanbou.
Hendak menolong Ichigo, Chad dan Orihime tidak bisa karena dihalangi oleh dinding batu yang dibuat Jidanbou yang menginginkan adanya pertarungan satu lawan satu dengan Ichigo. Chad dan Orihime pun berusaha mencari cara lain untuk menolong Ichigo. Namun, Ichigo justru menyuruh mereka untuk tidak mengkhawatirkan dirinya. Benar saja, Ichigo mampu menahan semua serangan dari Jidanbou. Bahkan, berhasil menghancurkan kapak Jidanbou. Ternyata, selama 5 hari sisa latihan oleh Urahara. Ichigo memanfaatkannya untuk bertarung dengan Urahara. Sehingga, dirinya kini sudah memiliki tekad, stamina, dan pengalaman sebagai shinigami.
Jidanbou yang telah kalah pun membukakan pagar untuk Ichigo dan kawan-kawannya. Saat pagar terbuka, muncul kapten divisi 3, Ichimaru Gin. Tiba-tiba saja, dia memotong tangan kiri Jidanbou yang masih bisa menahan pintu gerbang dengan satu tangan. Kesempatan kedua, Gin benar-benar akan membunuh Jidanbou. Untung Ichigo dapat menahan serangan dari Shinsou, zanpakutou milik Ichimaru Gin yang bisa memanjang sesukanya. Sayang, gerbang yang sebelumnya sudah dibuka akhirnya terutup lagi.
Setelahnya, Ichigo dan kawan-kawan yang telah menyelamatkan Jidanbou disambut oleh penduduk Rukongai. Chad kebali bertemu dengan Shibata, si parkit yang ditolongnya dulu.
Orihime dengan shunshun rikka-nya, berusaha menyambung kembali lengan Jidanbou. Saat Ichigo dan kawan-kawan mendiskusikan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya, datanglah Ganju Shiba dengan tiba-tiba menyerang Ichigo karena kebenciannya pada shinigami. Di luar dugaan, Ganju cukup kuat dan memiliki kemampuan unik untuk membuat tanah menjadi semacam pasir hisap. Ditengah pertarungan, Ganju kabur meninggalkan pertempuran, setelah melihat bahwa waktu menunjukkan pukul sembilan tepat.
Akhirnya, mereka memutuskan untuk pergi ke kediaman Kuukaku Shiba. Disana, mereka disambut oleh dua asisten Kuukaku Shiba. Koganehiko dan Shiroganehiko. Awalnya mereka tidak diijinkan masuk. Namun setelah melihat Yoruichi, kedua penjaga tadi kemudian membiarkan mereka masuk.
Didalam, mereka bertemu dengan Kuukaku Shiba, yang ternyata adalah wanita. Setelah mendengar cerita Yoruichi, Kuukaku Shiba pun menyetujui untuk membantu dengan syarat Kuukaku akan mengirmkan adiknya untuk mengawasi Ichigo dan kawan-kawan. Diluar dugaan, adik Kuukaku ternyata adalah Ganjuu!? Pertengkaran mereka pun langsung dipadamkan oleh Kuukaku yang membawa mereka ke sebuah ruangan peluncur kembang api.
Sementara itu di Seireitei, Renji mengawal kepindahan Rukia ke Shinshirou, menara penyesalan. Rukia diberitahu Renji bahwa ada shinigami berambut oranye, dengan pedang panjang setinggi tubuhnya berhasil menyusup ke Rukongai. Renji, yang kemudian berjalan sendirian di Soul Society, bertemu dengan mantan kaptennya, Sousuke Aizen dari divisi 5. Menurut Aizen, segala kejadian yang menimpa Rukia adalah sebuah konspirasi.
Bagaimana Kuukaku Shiba, ahli kembang api nomer satu di Rukongai, membantu Ichigo dan kawan-kawan dalam misi penyelamatan Rukia?