Inilah kumpulan kartun karya Muhammad Misrad alias Mice yang dimuat Rakyat Merdeka sepanjang 2010 mampu menggambarkan hiruk pikuk politik.
Melalui goresan gambar kartun, kritik menggelitik dilancarkan. Buku ini menjadi salah satu upaya konkret Mice untuk menyadarkan para koruptor, politikus, dan pejabat negara.
Selain itu, Mice juga berupaya untuk menyadarkan masyarakat kecil agar tidak ditipu oleh para politikus.
Mice menilai, sejauh ini banyak kemiringan yang terjadi di DPR. Tak hanyagedungnya yang miring, pemikiran dan kebijakan yang dikeluarkan anggota dewan pun miring.
Saking miringnya anggota DPR mengusulkan gedung baru padahal masih banyak persolan rakyat yang miring perlu direnovasi.
Dalam buku ini penulis mengajak pembaca menyelami petualangan seru, serius, haru dan mengerikan, dibumbui sedikit geli dan lucu tentang alur politik negeri ini.
Bukan tidak mungkin setelah menuntaskan buku ini Anda akan berdoa panjang-panjang agar negeri ini selamat.
Dalam salah satu ulasannya Mice menulis "koruptor tak ada matinya. Di saat rakyat kecil bingung dengan kenaikan harga bahan pokok, tapi para koruptor di hari kemerdekaan Indonesia masih bisa tersenyum lebar. Mereka tak pernah sadar bahwa akibat ulahnyalah rakyat kecil makin sengsara".
Buku ini memang bukan buku cerita bergambar alias komik, karena buku ini dipersembahkan untuk mereka yang me-rasakan akibat dari politik, walaupun mungkin tidak merasa berpolitik.
Celetukan tokoh utama si Roni yang digambarkan sebagai rakyat kecil, menjadikan kartun yang di usung Mice dekat dengan para pembacanya.
Namun demikian, tanggapan masyarakat pun mungkin beragam, ada yang ter-seyum, ada yang tertawa terbahak-bahak, atau mungkin bagi para poltikus yang membacanya menjadi perkara kecil yang berpengaruh besar terhadap dirinya.
Jail memang, tapi begitulah gambar, selalu bicara lebih dari sekadar kata-kata, begitupun kartun Mice yang apa adanya mengambarkan realita perpolitikan di Indonesia ini.
Dalam buku ini tergambar momen-momen besar Indonesia yang sayang untuk di lewatkan. Soal kepemilikan investasi yang lebih didominasi asing, perebutan kekuasaan di tubuh Demokrat, TKI, sampai kedatangan presiden Amerika Serikat Barack Obama yang disuguhi nasi goreng dan bakso.
Yang lebih lucu lagi. Mice menjadikan momen politik menjadi lebih ringan dan santai. Buku ini berusaha menjawab kebutuhan kita sebagai warga dan bukan hanya menjawab kepentingan dari para politisi.
Gagasan buku ini ialah konsep keadilan sosial yang dibalut dengan kesejahteraan sosial sebagai cita-cita negara.
Buku ini dipersembahkan bagi anda yang ingin menertawakan politik dengan santun, selamat membaca!